Kroasia Menang 2-1 Pulangkan Islandia Piala Dunia 2018

Beritaterselubung.com – Kroasia yang diperkuat sebagian besar pemain pelapis sukses mencapai angka optimal pada pertandingan terakhir Group D Piala Dunia 2018 sesudah menaklukkan Islandia 2-1, Selasa (26/6) malam.

Lantaran sudah meyakinkan lolos dari group, Kroasia menaruh beberapa pemain inti, diantaranya Danijel Subasic, Dejan Lovren, Ivan Rakitic, serta Mario Mandzukic. Walau sekian, Luka Modric serta Ivan Perisic terus dimainkan jadi tulang punggung tim.

Sesaat, Islandia memerlukan kemenangan miminal dua gol untuk meraih sesi 16 besar. Tetapi, ini saja kurang. Nasib Islandia juga bergantung pada hasil kompetisi Nigeria versi Argentina. Paling aman, mereka mengharapkan ke-2 tim lawan ini bermain imbang tanpa ada gol.

Pada menit ke-12, gelandang Islandia Birkir Bjarnason alami bentrokan yang menyebabkan hidungnya berdarah. Perlahanggaran itu membuahkan kartu kuning buat Marko Pjaca. Bjarnason bisa meneruskan kompetisi sesudah terima perawatan medis.

Dominasi kompetisi dikendalikan Kroasia sesudah dapat lakukan kian lebih 100 kali operan cuma dalam 15 menit pertama kompetisi. Ketika nyaris berbarengan, Argentina unggul karena gol Lionel Messi. Kondisi itu mendorong Islandia lebih berinisiatif memperlancar desakan.

Bek jangkung Hordur Magnusson 2 x beroleh kesempatan melepakan sundulan dari sepakan penjuru, namun bola tak sempat pas tujuan. Ancaman bola mati Islandia datang sekali lagi pada menit ke-31. Kesempatan ini sepakan Gylfi Sigurdsson pas di tangkap penjaga gawang Lovre Kalinic.

Menit 40, Alfred Finnbogason beroleh peluang bagus. Merebut bola dari penguasaan lawan, Finnbogason lakukan umpan satu dua dengan Sigurdsson saat sebelum melepas tembakan mendatar. Sayangnya, arah bola melebar.

Dua kesempatan bagus kembali didapat Islandia pada injury time sesi pertama. Pertama, menyusul kondisi kacau hasil sepakan penjuru, sepakan Bjarnason masih tetap dapat dipatahkan kaki Kalinic. Lalu, sepakan keras kapten Aron Gunnarsson kembali bisa digagalkan sang penjaga gawang. Sesi pertama juga selesai tanpa ada gol. Kroasia sekalipun tak melepas tembakan pas tujuan.

Kompetisi sesi ke-2 di buka dengan sepakan jarak jauh Milan Badelj pada menit ke-52. Bola menyentuh kaki Ragnar Sigursson serta menimpa mistar. Ketika nyaris berbarengan di St Petersburg, Nigeria menyamai score lewat eksekusi penalti Victor Moses.

Kondisi semakin tak berpihak untuk Islandia. Satu menit berselang, Badelj berhasil membobol gawang Hannes Halldorsson sesudah menyambar bola di dalam kotak penalti.

Islandia coba membalas. Sverrir Ingason beroleh dua kesempatan beruntun. Ke-2 sundulan bek tengah 24 th. ini bisa dipatahkan Kalinic ke atas mistar. Karena sangat agresifnya menyerang, Finnbogason beroleh kartu kuning pada menit ke-64 lantaran menabrak Kalinic.

Kroasia lalu menarik keluar Modric sebagai motor permainan. Itu perubahan pertama yang dikerjakan pelatih Zlatko Dalic. Tempat Modric digantikan Filip Bradaric. Perubahan selanjutnya dikerjakan Dalic sebagian waktu berselang dengan memasukkan Lovren, dan menarik keluar Pjaca.

Masuknya Lovren diperuntukkan manfaat memperkokoh pertahanan Kroasia dari serangan bola atas lawan. Pelatih Heimir Halgrimsson menjawabnya dengan meningkatkan penyerang. Bjorn Sigurdarson dimasukkan menukar Ragnar Sigurdsson.

Bjarnason buang kesempatan pada menit ke-73. Bola terlepas di bidang kiri pertahanan Kroasia digunakan Finnbogason untuk kirim umpan ke jantung kotak penalti. Tetapi, Bjarnason tidak bisa melepas tembakan terukur.

Serbuan Islandia selanjutnya menghasilkan penalti. Bola operan Sigurdsson menyentuh tangan Lovren. Seperti pertandingan melawan Nigeria, Sigurdsson maju mengeksekusi penalti. Kesempatan ini tendangannya sukses menghasilkan gol. Kompetisi tersisa 14 menit.

Alih-alih cetak gol, gawang Islandia jadi semakin rawan. Pada menit ke-90, Perisic tak menyia-nyiakan umpan terobosan yang didapatkan Badelj. Sepakan kaki kirinya melesak masuk ke gawang Halldorsson sekalian menamatkan harapan Islandia.

Gol ini adalah gol ke-3 Perisic pada partisipasi Piala Dunia. Jumlahnya yang mendekatkannya dengan Davor Suker sebagai topskor Kroasia di turnamen itu dengan jumlahnya koleksi enam gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *