Joko Susilo Dihujat Aremania, Arema Ditahan Imbang Tim Lawan

Beritaterselubung.com – Sempat unggul 2-0 di sesi pertama, Arema FC malah mesti senang bermain imbang 2-2 dalam pertandingan hadapi Partner Kukar, Sabtu (24/3) sore di Stadion Kanjuruhan. Atas raihan ini, Pelatih Arema FC Joko Susilo pernah dihujat Aremania serta Aremanita diakhir kompetisi.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo, kecewa dengan hasil imbang 2-2 melawan Persela Lamongan. Dia menilainya ada kekeliruan pemain saat timnya tidak berhasil menjaga kelebihan dua gol.

Arema FC bermain imbang melawan Persela Lamongan dalam ayah penyisihan Group E Piala Presiden 2018 di Stadion Gajayana, Sabtu (20/1/2018). Tim berjulukan Singo Edan itu pernah memimpin kompetisi lewat gol cepat Thiago Furtuso pada menit ke-2 serta gol Dendi Santoso pada menit ke-12.

Tetapi, pada akhir pertandingan, Persela dapat menangani ketertinggalan. Alessandro Padovani Celin mecetak gol pertama untuk Laskar Joko Tingkir pada menit ke-80. Pada pengujung pertandingan, Mochammad Zaenuri yang baru masuk sebagian waktu, buat gol bunuh diri hingga score akhir jadi imbang, 2 – 2.

” Saya mesti menyalahkan pemain. Mengapa dengan kondisi unggul itu, (beberapa pemain) tidak dapat mengontrol kompetisi. Mereka sangat yakin diri, ” ucap Joko dengan suara berang.

Gethuk mengakui telah memperingatkan pemainnya untuk dapat menjaga kedudukan. Ia memohon pemainnya tidaklah terlalu ke depan karna lapangan tengah becek karena hujan. Rupanya, instruksi pelatih itu tidak terwujud di lapangan.

” Saya percaya mereka tidak senang, terlebih pada perubahan pemain. Saya sangka lebih ke arah situ, ” kata Joko waktu didapati wartawan di Stadion Kanjuruhan selesai kompetisi.

Joko tidak menolak ada info yang menyebutkan ada kekecewaan waktu perubahan pemain di sesi ke-2. Menurutnya, perubahan pemain di sesi ke-2 tidak sepenuhnya ketentuan darinya. Dengan kata beda, ada perubahan atas basic keinginan pemain serta kondisi. ” Saya ubah yang sisi Hendro Siswanto, ” kata dia.

Walaupin memperoleh hasil kurang memuaskan dalam pertandingan tersebut, Joko tidak menolak, pemain sudah berupaya dengan maksimum. Semua kekurangan dalam permainan tetaplah jadi tanggungjawabnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *