PSIS Semarang Kembali Gaet Mantan Penyerangnya Julio Alcorse

Beritaterselubung.com – PSIS Semarang kembali menggaet mantan penyerangnya, Julio Alcorse. Namun bukan sebagai pemain, Alcorse direkrut untuk menjadi penerjemah pelatih baru tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah asal Italia, Vicenzo Alberto Annese.

CEO PSIS Semarang, A.S. Sukawijaya, mengatakan, pelatih berlisensi UEFA itu mampu berbahasa Italia, Spanyol, dan Inggris.

Kegembiraan mantan striker PSIS Semarang Julio Alcorse untuk melanjutkan karir sepakbolanya hanya bertahan selama beberapa hari setelah klub Malta Sliema Wanderers batal merekrutnya menjelang ditutupnya bursa transfer musim dingin.

Alcorse dan Sliema sudah mencapai kesepakatan kontrak pada 23 Januari lalu. Sliema mengikat Alcorse selama setengah musim, serta opsi memperpanjang kontraknya di musim berikutnya.

menjelang bursa transfer musim dingin ditutup, manajemen Sliema akhirnya memutuskan batal menjadikan Alcorse sebagai bagian dari tim. Sliema selanjutnya meminjam striker asal Brasil Matteus Ribeiro Dos Santos dari Mosta FC.

“Bahasa itu universal, tidak ada masalah dalam komunikasi nanti dengan pemain,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini.

Ia menjelaskan penyerang asal Argentina yang sempat memperkuat PSIS pada musim 2014 itu akan terus mendampingi Vicenzo sebagai penerjemah.

Ia menambahkan, asisten pelatih asal Australia yang juga baru direkrut PSIS, Andrew Patterson, juga berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.

Seperti diketahui, Alcorse telah membantah terlibat dalam sepakbola gajah antara PSIS dan PSS Sleman. Kendati demikian, komisi disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi larangan aktif di sepakbola Indonesia selama limat tahun, serta denda Rp150 juta.

“Tidak ada masalah dalam komunikasi dengan pemain,” kata dia.

PSIS akan menjalani laga perdana Liga 1 Indonesia pada 25 Maret 2018 melawan PSM Makassar. Saat ini berbagai dokumen berkaitan dengan legalitas kerja Vicenzo Alberto telah disiapkan.

Ia mengharapkan Vicenzo sudah bisa mendampingi Haudi Abdillah dan kawan-kawan saat bertandang ke Makassar.

“Sekarang kan sudah ‘online’, mudah-mudahan sebelum main sudah beres. Paling tidak bisa mendampingi,” katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *